Semakin hari semakin banyak orang yang menyadari perlunya teknologi di dalam kehidupannya. Ini diperlihatkan dengan antusias masyarakat yang selalu meningkat saat terselenggara sebuah event pameran teknologi di daerah sekitarnyanya. Tak terkecuali masalah LAPTOP.
Di Indonesia sendiri, lebih dari 30% penduduknya telah memiliki Laptop. Mereka menyadari betul apa yang dapat dilakukan dengan Laptop tersebut. Oleh karena itu, bisnis Laptop kini semakin diminati oleh beberapa pengusaha sebagai ladang pemasukkan mereka.
Puluhan Vendor Laptop pun ikut bersemangat dalam mempromosikan produk mereka. Mereka berusaha meyakinkan konsumen akan bagaimana kualitas dari produk mereka. Berbagai macam teknologi baru seperti teknologi Processor maupun kapasitas dari kemampuan VGA menjadi sorotan utama untuk dipaparkan. Kemudian yang menjadi senjata andalan baru-baru ini adalah masalah mobilitasnya.
Banyak Vendor yang sekarang memfokuskan diri untuk merancang Laptop mini. Yang dimaksudkan Laptop mini adalah Laptop dengan ukuran layar relatif kecil, antara 7 hingga 10 inches. Dulu masyarakat yang merasa bahwa ukuran yang terlalu kecil akan berpengaruh terhadap kenyamanan dalam penggunaannya, sekarang lambat laun memudar dan mulai menggemari untuk Laptop mini ini.
Namun jika kita cermati lebih dalam pada bagian per bagian dari sebuah Laptop, urusan performa baterai adalah bagian yang jarang mendapat sorotan. Padahal, yang dinamakan mobile pasti bergantung pada sumber energi yang digunakannya. Kita bisa lihat bagaimana Processor berkembang sangat cepat, begitu juga dengan VGA maupun kapasitas penyimpanan. Namun kembali lagi kita ke masalah baterai, apakah para peneliti enggan dalam melakukan riset mengenai masalah ini.
Lihat saja bagaimana kemampuan baterai yang ada di pasaran sekarang ini, yang aku lihat, rata-rata Laptop yang dimiliki masyakat di Indonesia adalah Laptop dengan menggunakan baterai 6 sel. Padahal 6 sel itu hanya bertahan kira-kira 2 hingga 3 jam saat kita mempergunakannya untuk mengetik, dan itu akan jauh lebih cepat berkurang saat kita bermain games.
Sungguh ironi memang jika dilihat sekarang bahwa telah ditemukannya kapasitas penyimpan besar seperti Bluray yang dikhususkan untuk menonton film HD(High Definition) yang tentu saja akan membutuhkan energi lebih dalam pengoperasiannya…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar