Kamis, 11 April 2013

Sejarah Komputer di Indonesia


Akhir tahun 1981, Michael Sunggiardi memulai bisnis computernya di Bogor. Awalnya ia hanya menjalankan bisnisnya tanpa niat yang serius. Dimulai dari hobby mengutak-atik barang elektronik, ia kemudian mempelajari teknik audio, televisi, videotape recorder (yang pada era 80-an merupakan alat hiburan yang cukup popular) hingga Compact Disc Player (CD Player), sehingga ia memiliki keterampilan teknis dalam bidang elektronika, dan kemudian mulai mengajar di sejumlah kursus computer dan kursus elektronik di Jakarta, sambil menyambi bisnis dan kuliahnya.

Tahun 1982 Michael mendirikan perusahaan PT Batutulis Graha Komputronika bersama 3 orang temannya di Jakarta dan Bogor. Mula-mula ia meletakkan komputer di toko buku milik ayahnya di Bogor, dan hal itu ternyata menarik perhatian sejumlah pelanggan. Karena para karyawan tidak paham mengenai computer, mereka mengundang penanya-penanya tadi untuk kembali hari sabtu dan mendapatkan penjelasan dari Michael mengenai computer dan cara pengoperasiannya. Hal ini berlanjut sampai tahun 1984-1985, ketika ia mulai memiliki staff yang membantunya menerangkan dan mengajari tentang computer.

Tahun 1986-an, Michael berangkat ke Amerika dan kemudian memperoleh sertifikasi di Ventura Publisher users di Santa Barbara sehingga dikenal sebagai one of the first Asian yang memiliki sertifikasi. Pada tahun yang sama, Michael mendirikan computer club/klub komputer Pangkalan PC yang ketika itu anggotanya mencapai 2.000 orang. Salah satunya adalah Izak Jeni, orang Indonesia yang membuat VoIP Free World Dial Up bersama Jeff Parvour di New York. Antara tahun 1995-1997 Izak mengubah program untuk soundcard menjadi VoIP (Voice over Internet Protocol), sehingga ia bisa berbicara (langsung) di komputer dengan ayahnya, almarhum Aldi Jeni di Jepang.

Kegiatan klub tersebut berjalan sampai tahun 1990. Saat yang bersamaan, pada tahun 1987, Michael juga membuka Klub yang sama di Bogor, sebagai cabang klub di Jakarta sekaligus untuk menopang bisnis komputernya disana. Menurutnya, klub tersebut bisa membantu edukasi dan market bisnisnya, karena dengan awareness klien, penggunaan komputer akan jauh lebih besar dan luas.

Tips Mempercepat Kinerja Windows 7



Tips Mempercepat Kinerja Windows 7. Windows 7 adalah OS yang sangat laku di pasaran. Hal tersebut dikarenakan OS ini memiliki segudang kelebihan dibandingkan OS terdahulu lainnya. Windows 7 juga mempunyai banyak fitur sehingga banyak digunakan oleh orang. Namun seiring berjalannya waktu, mungkin OS windows 7 anda mengalami kemunduran performa alias lambat. Hal ini bisa terjadi karena aplikasi yang ada di computer sudah sangat banyak yang terinstal, atau juga karena factor lainnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, kita perlu melakukan beberapa hal untuk mempercepat kinerja computer windows 7 kita. Untuk mempercepat kinerja windows 7, ada beberapa tips yang perlu anda lakukan. Berikut ini adalah tips untuk mempercepat kinerja windows 7:

-Hapuslah font yang menurut anda jarang digunakan. Font-font yang ada di computer akan memperlambat kinerja windows 7 anda. Ini dikarenakan windows 7 akan selalu mengload font yang terinstal di computer. Untuk menghapus / uninstall font yang ada di computer, anda bisa menuju Control Panel > Search > Font.

-Untuk mempercepat proses booting pada windows 7, kita bisa mengedit prosessor yang digunakan pada saat booting dengan cara masuk ke Run, lalu ketikkan msconfig. Pada tab boot, klik Advanced Options, kemudian pada kolom Number of Processors ketikka berapa prosesor yang ingin anda gunakan pada saat booting windows.

-Agar kinerja windows lebih optimal, kita perlu menghapus aplikasi yang tidak penting di computer kita. Anda bisa masuk ke Control Panel, Kemudian pilih Uninstall a Program. Lalu pilih aplikasi yang ingin anda hapus.

-Agar proses pada windows 7 lebih cepat, matikan Index Search di windows 7 dengan cara pergi ke menu Run, lalu ketikkan services.msc dan carilah Windows Search. Lalu klik kanan pada Windows Search dan non aktifkan fitur tersebut.

-Disable beberapa aplikasi pada Startup windows 7 anda. Ini akan mempercepat waktu booting windows. Pergi ke menu Run, lalu ketikkan msconfig. Klik pada tab Startup dan hilangkan tanda centang pada aplikasi yang tidak anda perlukan dalam booting.
Jika cara tersebut sudah anda lakukan, maka kinerja windows 7 anda akan semakin baik dan optimal.

Rabu, 10 April 2013

Komputer buat Tuna Netra



Sesuai dengan title-nya, komputer ini memang dikhususkan bagi mereka yang mempunyai kekurangan dalam panca indera penglihatan. Namanya adalah Komputer Siafu.



Komputer ini mempunyai cara unik untuk menampilkan informasi kepada user-nya, yaitu dengan bentuk timbul dari bagian yang seperti keyboard. Komentar pertama aku adalah mana mungkin itu bisa terjadi?

Tapi komputer ini bukan cuma omong kosong belaka, tetapi mereka telah menemukan cara untuk menjawab komentarku tersebut… yaitu dengan cairan magnetik istimewa yang disebut Magneclay. Zat itulah yang diberikan pada permukaan bagian keyboard. Tapi ngomong-ngomong apa sih Magneclay tersebut?



Telusur punya telusur… Magneclay mempunyai sifat berubah bentuk menjadi bentuk-bentuk yang tentu saja sudah dibuat sedemikian rupa. Yang membuat bisa berubah bentuk adalah medan elektromagnetis. Nah elemen inilah merupakan ujung tombak komputer ini. Dengan bantuan zat Magneclay ini user tuna netra diharapkan dapat merasakan bentuk timbul yang ditampilkan di layar hitam ini dan jika ingin mengeditnya user disediakan 9 tombol Braille yang siap membantu.



Yaaa… ini semua ternyata masih dalam konsep belaka, namun pihak Siafu sendiri bertekat akan mewujudkan produk ini menjadi kenyataan, jadi kita tunggu aja.

Nasib Baterai Laptop



Semakin hari semakin banyak orang yang menyadari perlunya teknologi di dalam kehidupannya. Ini diperlihatkan dengan antusias masyarakat yang selalu meningkat saat terselenggara sebuah event pameran teknologi di daerah sekitarnyanya. Tak terkecuali masalah LAPTOP.

Di Indonesia sendiri, lebih dari 30% penduduknya telah memiliki Laptop. Mereka menyadari betul apa yang dapat dilakukan dengan Laptop tersebut. Oleh karena itu, bisnis Laptop kini semakin diminati oleh beberapa pengusaha sebagai ladang pemasukkan mereka.

Puluhan Vendor Laptop pun ikut bersemangat dalam mempromosikan produk mereka. Mereka berusaha meyakinkan konsumen akan bagaimana kualitas dari produk mereka. Berbagai macam teknologi baru seperti teknologi Processor maupun kapasitas dari kemampuan VGA menjadi sorotan utama untuk dipaparkan. Kemudian yang menjadi senjata andalan baru-baru ini adalah masalah mobilitasnya.

Banyak Vendor yang sekarang memfokuskan diri untuk merancang Laptop mini. Yang dimaksudkan Laptop mini adalah Laptop dengan ukuran layar relatif kecil, antara 7 hingga 10 inches. Dulu masyarakat yang merasa bahwa ukuran yang terlalu kecil akan berpengaruh terhadap kenyamanan dalam penggunaannya, sekarang lambat laun memudar dan mulai menggemari untuk Laptop mini ini.

Namun jika kita cermati lebih dalam pada bagian per bagian dari sebuah Laptop, urusan performa baterai adalah bagian yang jarang mendapat sorotan. Padahal, yang dinamakan mobile pasti bergantung pada sumber energi yang digunakannya. Kita bisa lihat bagaimana Processor berkembang sangat cepat, begitu juga dengan VGA maupun kapasitas penyimpanan. Namun kembali lagi kita ke masalah baterai, apakah para peneliti enggan dalam melakukan riset mengenai masalah ini.



Lihat saja bagaimana kemampuan baterai yang ada di pasaran sekarang ini, yang aku lihat, rata-rata Laptop yang dimiliki masyakat di Indonesia adalah Laptop dengan menggunakan baterai 6 sel. Padahal 6 sel itu hanya bertahan kira-kira 2 hingga 3 jam saat kita mempergunakannya untuk mengetik, dan itu akan jauh lebih cepat berkurang saat kita bermain games.

Sungguh ironi memang jika dilihat sekarang bahwa telah ditemukannya kapasitas penyimpan besar seperti Bluray yang dikhususkan untuk menonton film HD(High Definition) yang tentu saja akan membutuhkan energi lebih dalam pengoperasiannya…


Mengapa simbol @ ada di e-mail


“Halo, Mo, kamu bisa kirim sekarang g file-nya, kebetulan aku baru di Warnet nih. E-mail ke aku ya di arya_anggara_ti_2006@yahoo.com,” kata Ary lewat telepon.

“Emm… o-oke…,” jawab Momo ragu-ragu.

Mendengar jawaban Momo, Ary bertanya, “Kenapa kamu, sakit ya?”

“Ah, nggak kok, emm… aku cuma penasaran, kenapa di setiap E-mail ada simbol @(dibaca ad) ya?” tanya Momo.

“Oh itu ya, aku tahu kenapa,” kata Ary. “Jadi begini…

Awal munculnya simbol @
Para ahli berpendapat bahwa simbol @ pertama kali muncul pada abad ke-6 & ke-7, setelah ahli tulis Latin mengadaptasikan simbol @ dari kata Latin “ad”, yang berarti “di”, “kepada”, dan “untuk”. Karena pada awalnya simbol @ terdiri dari dua huruf, maka ahli tulis Latin tersebut mencari cara untuk mengubahnya sedemikian rupa sehingga menjadi satu huruf saja. Maka terciptalah sebuah ligature (kombinasi dua huruf) gabungan dari dua huruf ‘d‘ ke ‘a‘ (dibawah adalah ilustrasinya).



Setelah itu terdapat argumentasi bahwa simbol @ merupakan metode baru dalam bidang perdagangan pada abad ke-18, sebagai simbol per-satuan (5 buku @Rp 10.000–> 1 buku harganya Rp 10.000 jika 5 maka harganya Rp 50.000).

Kenapa menjadi simbol E-mail?
Ide menggunakan simbol @ untuk E-mail dicetuskan oleh seorang insinyur yang bekerja pada sebuah firma konsultan Bolt, Beranek, and Newman (BBN) di Cambridge, Massachussets. Namanya adalah Ray Tomlinson.

Ketika tahun 1971, BBN mendapatkan kontrak dari ARPA (Advance Research Project Agency) yang merupakan bawahan Departemen Pertahanan Amerika Serikat untuk mengembangkan jaringan komputer yang disebut ARPANET. ARPANET inilah sebagai cikal bakal internet yang akan menjadi seperti sekarang. Para staf BBN meneliti dan mengembangkan sebuah aplikasi untuk dapat meninggalkan pesan pada setiap komputer dalam jaringan ARPANET. Nah Ray Tomlinson inilah yang memberi gagasan untuk menggabungkan aplikasi ini dengan aplikasi lain yang dapat mengirim file dan dapat saling bertukar pesan elektronik antarkomputer yang terhubung dengan jaringan ARPANET.

Aplikasi ini mempunyai kendala yaitu simbol apa yang sebaiknya digunakan. Simbol ini harus benar-benar terlepas atau tidak digunakan di dalam nama ataupun alamat lokasi dari e-mail itu sendiri. Kemudian Ray Tomlinson memilih menggunakan simbol @ “at” yang berarti “dari” atau “di” karena simbol ini tidak akan muncul pada nama siapa pun.

Pada tahun 1972, Ray Tomlinson mencoba prototype-nya untuk mengirim pesan elektronik yang pertama yang sekarang dikenal dengan sebutan e-mail. Dan sejak saat itu semua nama alamat e-mail menggunakan simbol @ sebagai pembatas antara nama user dengan nama domain e-mail tersebut…

enjoy it…

sumber : http://beritaary.wordpress.com/tag/artikel-ti/